Apresiasi Cinta
Beberapa hari setelah menikah, gw iseng2 nanya ke istri apa yang membuat dia memilih gw menjadi pendamping hidupnya. dia bilang: "susah jawabnya mazh, kalo dibilang pinter, nggak terlalu. dibilang ganteng, nggak juga, banyak duit ?? apa lagi, boro2. Apa ya..? (sambil terus berfikir)"
Ternyata semua itu datangnya dari hati atau Qalb. Qalb itu ada dua macam, yaitu sepotong organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah dan qalb yang merupakan subsistem nafs yang menjadi pusat perasaan.
Yang pertama besar pengaruhnya terhadap kesehatan badan dan yang kedua besar pengaruhnya terhadap kesehatan jiwa. Qalb yang kedua yang terlihat lebih istimewa, betapa tidak,seorang istri akan lebih mementingkan kepentingan keluarga (suami dan anak2nya)walaupun dia sendiri dalam kondisi yang kurang prima, dengan naluri keibuannya seolah-olah tubuhnya dapat bergerak sendiri untuk selalu melayani suami dan anak2nya yang dia cintai.
Karena cinta itu merupakan sebagian saja dari isi hati, maka karakteristik dari cinta seseorang diwarnai oleh karakteristik hatinya. Orang yang hatinya baik maka apresiasi cintanya juga bersifat positif, seperti memaklumi, memaafkan, siap berkorban dan sebagainya. Sebaliknya orang yang kualitas hatinya jelek maka dalam mengapresiasikan cintanyapun bersifat negatif, misalnya mudah dibakar cemburu buta, dendam dan mengedepankan kepuasan dirinya.