13 June 2008

Apresiasi Cinta

Beberapa hari setelah menikah, gw iseng2 nanya ke istri apa yang membuat dia memilih gw menjadi pendamping hidupnya. dia bilang: "susah jawabnya mazh, kalo dibilang pinter, nggak terlalu. dibilang ganteng, nggak juga, banyak duit ?? apa lagi, boro2. Apa ya..? (sambil terus berfikir)"

Ternyata semua itu datangnya dari hati atau Qalb. Qalb itu ada dua macam, yaitu sepotong organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah dan qalb yang merupakan subsistem nafs yang menjadi pusat perasaan.

Yang pertama besar pengaruhnya terhadap kesehatan badan dan yang kedua besar pengaruhnya terhadap kesehatan jiwa. Qalb yang kedua yang terlihat lebih istimewa, betapa tidak,seorang istri akan lebih mementingkan kepentingan keluarga (suami dan anak2nya)walaupun dia sendiri dalam kondisi yang kurang prima, dengan naluri keibuannya seolah-olah tubuhnya dapat bergerak sendiri untuk selalu melayani suami dan anak2nya yang dia cintai.

Karena cinta itu merupakan sebagian saja dari isi hati, maka karakteristik dari cinta seseorang diwarnai oleh karakteristik hatinya. Orang yang hatinya baik maka apresiasi cintanya juga bersifat positif, seperti memaklumi, memaafkan, siap berkorban dan sebagainya. Sebaliknya orang yang kualitas hatinya jelek maka dalam mengapresiasikan cintanyapun bersifat negatif, misalnya mudah dibakar cemburu buta, dendam dan mengedepankan kepuasan dirinya.

11 June 2008

Pernik-pernik Kehidupan Berkeluarga

Ternyata banyak hal yang terkadang sepele namun sering menimbulkan salah pengertian antara gw dan istri. Misalnya pada waktu pertandingan piala Eropa kemarin antara Belanda vs Italia, ketika itu gw terlalu bersemangat meluapkan kegembiraan saat Belanda mencetak gol dengan sedikit berteriak. Saat itu Istri langsung terbangun dan dengan sedikit agak jengkel dia bilang "berisik banget sih, ganggu orang tidur aj".

Melihat dari sudut pandang istri, tentunya memang gw yang salah dan gw harus mengakui apa yang gw lakuin adalah hal yang salah dan itulah yang disebut dengan pernik-pernik kehidupan berkeluarga.

Mengarungi kehidupan berkeluarga tak ubahnya seperti mengarungi samudera, terkadang lautan tenang dan angin sumilir, tetapi terkadang tanpa diduga datang ombak besar. Bagi orang yang faham sunnatullah laut, maka ia bisa berhitung kapan musim ombak dan kapan musim tenang. Tetapi kehidupan juga sering diungkapkan sebagai "tersandung di jalan rata", terpeleset oleh "kerikil" kehidupan, dan sebagainya.

Pernik adalah benda kecil tetapi menarik perhatian. Pernik-pernik kehidupan adalah sesuatu yang sebenarnya tidak prinsipil, tetapi karena menarik perhatian, maka ia bisa menyita perhatian suami dan isteri.

Manusia sebagai individu adalah unik. Rumah tangga adalah mempersatukan dua keunikan, keunikan suami dan keunikan isteri. Jika keunikan suami dan keunikan isteri menjadi sinergi maka rumah tangga itu mampu menempatkan segala sesuatunya secara proporsional. Tetapi jika dua keunikan itu bertolak belakang, maka pernik-pernik itu akan dipersepsi menjadi prinsipil, dan meresponya juga dengan sikap
prinsipil berpijak pada keunikan masing-masing.

Jika keadaan sudah demikian maka sakinah akan menjauh dari rumah tangga, dan sebagai gantinya adalah kesalahfahaman yang berkesinambungan. Rumah tangga tidak lagi menjadi "surga" tetapi menjadi "neraka".

Dan 1 hal lagi yang harus kita ingat,
"Batu yg kecil memang tidak melukai, tapi bisa membuat kita tergelincir".

09 June 2008

Belajar dari Cicak

Dikutip dari sebuah buku cerita dari jepang!!!

Belajar Mencintai Dari Cicak

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu,ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan dimulutnya.... AHHHH!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan... .. Seiring dengan berkembangnya teknologi,akses kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi.

JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!